Tampilkan postingan dengan label rgb gunawan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rgb gunawan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Desember 2010

Berbagi bersama generasi penerus bangsa





Sejak hari Senin minggu yang lalu, kami kedatangan ratusan tamu-tamu istimewa, yakni para Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jendral Soedirman - Purwokerto, mulai angkatan 2007 - 2009, bidang studi Agro Teknologi.

Dibalut dengan kesederhanaan dan tempat kami yang sangat terbatas, tamu-tamu istimewa kami ini terpaksa dibagi menjadi beberapa kloter :) , berhujan-hujan ria pun tak menjadi soal, semangat mereka sangat kami hargai.

Kami mencoba menularkan filosofi budidaya dengan menggunakan hati, respek terhadap semua mahluk hidup dan habitatnya, guna mereposisi arti kata budidaya selaras dengan hakekatnya.





Ir. Purwandaru Widyasunu Msc.Agr, membawakan kuliah on the spot, bagaimana sistem Probiotik Organik MIRACLE GREEN dan Azolla Microphylla, indeed Match Made in Heaven, sementara RGB Gunawan membawakan metode pencapaian revitalisasi dengan menggunakan air yang telah diperlakukan dengan Probiotik Organik MIRACLE GREEN bagi kesuburan tanah, dengan mengutamakan input-input organik yang ada disekitar kita.

Selasa, 26 Oktober 2010

TENTANG KEGAGALAN


"Kalau boleh dikatakan, saya ini pembunuh! Pembunuh ribuan Ikan Lele, Gurami, Patin, Belut, dan lainnya," ujar RGB Gunawan.

Demikianlah pernyataan sebenarnya, bahwa dalam berbudidaya baik lele, maupun apa saja, dalam aquaculture yang berteknologi Probiotik Organik, RGB dan timnya, telah pula mengecap pahitnya kegagalan, justru dari kegagalan-kegagalan tersebut, kami semakin belajar, dan semakin mengetahui, bahwa berbudidaya Probiotik Organik ini diperlukan kesungguhan hati, dan terutama kerendahan hati, untuk respek terhadap alam sekitar, dan mahluk hidup yang hidup didalamnya, meskipun pada akhirnya, mahluk hidup seperti ikan-ikan ini akan berakhir menjadi hidangan yang lezat di meja makan, tapi filosofi yang berlaku disini adalah, asupan makanan yang sehat bagi kita manusia, ditentukan dari asupan diet yang masuk juga pada apa yang kita makan.
Ikan yang tidak mengandung residu kimia, antibiotik, dan hormon yang merugikan, sayuran yang tidak terkena pestisida, beras yang tidak menggunakan pupuk anorganik, dan sebagainya.

Faktor kegagalan lain, seperti benih yang memang sudah tidak sehat(genetika atau yang memang telah berpenyakit), kompromi aturan dasar, seperti ukuran kolam, kondisi kolam(e.g.terlalu berporus, terlalu besar, tidak tersedia kolam cadangan - baik untuk sirkulasi air probiotik dan lainnya, terlalu rentan gangguan - kodok, ular, pohon, polusi suara,dll.), juga menyumbang pengalaman-pengalaman kegagalan lain.

Ada lagi faktor human error, berbudidaya dengan menggunakan teknologi Probiotik Organik, tidak bisa disambi, setidaknya ada seorang atau lebih yang benar-benar memperhatikan keadaan kolam, ikan, dan lainnya secara tetap tentu, hal ini juga berkaitan dengan faktor utama, yakni hati, siaga dan mengetahui benar setiap kasus, misal, ada benda asing yang masuk dalam kolam sehingga mencemari kolam, hal ini harus segera ditindak lanjuti, juga soal perkembangan ikan, terutama soal LELE dengan sifat kanibalnya, penyisiran dan pemindahan jonggolan sangat perlu diperhatikan, kualitas jaring/seser untuk penyisiran (halus- sehingga tidak melukai ikan), cara penyisiran, semuanya dilakukan dengan perlahan dan lemah lembut, persis seperti bernafas dengan tenang.

Meskipun dengan semua faktor yang kami jabarkan singkat diatas, semua kegagalan tetap adalah kegagalan kami, dan kami menyikapinya, dengan lebih tunduk, mendengarkan alam, mendengarkan sesama, dan juga Yang Kuasa, sumber segala kehidupan.

Tahap demi tahap kita jajaki bersama, dengan semangat "healthy grow" baik untuk lingkungan, mahluk hidup dan manusia, sepanjang kita sadar untuk tidak merusaknya lebih lanjut, adalah usaha yang seharusnya kita lakukan terus menerus, terima kasih atas perhatiannya, bersama kita bisa !

pic from http://cdn.worldcupblog.org/www.worldcupblog.org/files/2010/07/success-and-failure-sign.jpg

Minggu, 17 Oktober 2010

SOAL LELE PROBIOTIK ORGANIK !

Kami mengucapkan beribu terima kasih, atas banyaknya masukan dan pertanyaan, terutama berkenaan dengan LELE PROBIOTIK ORGANIK, kami juga mohon maaf sebesar-besarnya, karena kami belum dapat memenuhi atau berkesempatan untuk membalas satu demi satu e-mail yang masuk.

Keterbatasan kami bukanlah alasan yang dapat kami ajukan sebagai jawaban, namun keterbatasan itu menyadarkan kami, bahwa apa yang kami peroleh ini, harus memang segera kami tularkan, beberapa hari yang lalu, kami mendapat kunjungan kehormatan dari Bpk. Yohanes Prabowo - Malang, dan Bapak Fikri - Depok-Jawa Barat, kami bersama melakukan pelatihan terpadu mengenai LELE PROBIOTIK ORGANIK.

Kepada mereka, kami pun menjelaskan, bahwa beternak lele dengan metode PROBIOTIK ORGANIK diperlukan kesungguhan hati, dari segi biaya, bila dibandingkan dengan pemeliharaan menggunakan pakan pabrikan, jelas lebih mahal menggunakan pakan pabrikan, selain itu, pakan Probiotik Organik dengan kemampuan stabilisasi air, jelas akan menghasilkan lele yang sehat, baik untuk lele itu sendiri, maupun kita yang mengkonsumsinya.
Kendala yang kami hadapi, dan yang menyebabkan kami lambat sekali menjawab pertanyaan-pertanyaan yang masuk, berkenaan dengan harga, bagaimana pakan PROBIOTIK ORGANIK ini di dapat, adalah mahalnya biaya transportasi, dan tentunya, mahalnya biaya transportasi ini, akan mengakibatkan mahalnya pula Pakan Probiotik Organik yang seharusnya tidak mahal ini.

Untuk itu, Bapak dan Ibu sekalian, kami, terinspirasi dari kedatangan dua sahabat baru kami, yang memiliki kesungguhan hati, mengundang Bapak dan Ibu sekalian untuk dapat juga berkunjung langsung ke tempat kami, mengikuti pelatihan terpadu secara cuma-cuma, kami akan menjelaskan secara detail, face to face, bagaimana kita, selain dapat meningkatkan kesejahteraan sendiri dengan metode manajemen yang berlandaskan hati nurani menggunakan teknologi PROBIOTIK ORGANIK, juga dapat membantu kebangkitan ekonomi kerakyatan, ditambah, kita turut andil berbuat nyata demi PELESTARIAN LINGKUNGAN.

Untuk membuat janji temu dan jadwal kunjungan, Bapak dan Ibu dapat menghubungi dan berbicara langsung dengan Bpk. RGB.Gunawan melalui nomer telpon yang tertera dibawah ini,

+62 888 4035 333
+62 8122 666 399

Sekali lagi, beribu terima kasih kami, atas perhatian yang telah diberikan, bersama, kita bisa, GO GREEN, Save The Planet Earth!

Salam Damai Sejahtera Senantiasa!