Tampilkan postingan dengan label penelitian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penelitian. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Juli 2009

Lele Sehat, Lele PROBIOTIK ORGANIK, Lingkungan Sehat, Menguntungkan !








Entri ini menyambung entri sebelumnya berkenaan dengan pembelajaran pemeliharaan lele dengan perlakuan PROBIOTIK ORGANIK bagi Batalyon Infanteri 405 SURYA KUSUMA.


Setelah studi yang dijalankan dalam lingkungan BATALYON 405 SURYA KUSUMA berhasil, maka dalam rangka meningkatan kesejahteraan disekitar lingkungan BATALYON 405, pemeliharaan lele dengan METODE PROBIOTIK ORGANIK mulai ditularkan, berikut adalah kunjungan kami ke tempak PAK SUKARDI, binaan dari PRATU SULISTYONO DWI.A, Kompi Markas BATALYON 405, di Grumbul Citomo, Desa Kelapa Gading Wetan, Wangon Banyumas.


Saat ini dalam pakem Jawa merupakan masa Kesanga (musim panca roba), kisaran pertengahan Juni sampai September, sebelum Pak Sukardi dan Pratu Dwi mengenal perlakuan PROBIOTIK ORGANIK, pada musim ini para petani lele pastinya akan mengalami kerugian yang cukup banyak, karena penyakit jamur dan cacar mulai menyerang lele mereka yang mengakibatkan meningkatnya tingkat mortalitas lele yang mereka ternak, namun, kini dengan perlakuan PROBIOTIK ORGANIK, lele mereka bertahan dengan tingkat mortalitas kurang dari 1%.


Pengakuan mereka PENGHEMATAN dari segi pemberian pakan dengan perlakuan air dan PAKAN PROBIOTIK ORGANIK mencapai 50 sampai 60% dibanding dengan pakan pellet (pakan pabrikan).

Beda bibit tak lagi menjadi soal yang terlalu penting, dalam kolam mereka, selain bibit F1 terdapat juga bibit Sangkuriang, hasil akhir dari kedua bibit yang berbeda ini tak lagi terlalu menyolok, dengan PERLAKUAN PROBIOTIK ORGANIK, kedua bibit ini menghasilkan TEXTURE DAGING YANG JAUH LEBIH KESAT, KENYAL dan LIAT, TIDAK SUSUT, TIDAK HANCUR saat digoreng, dan dari soal rasa, LEBIH GURIH, seperti ikan hasil tangkapan alam.


Luar bisa, bahwa selain pakan PROBIOTIK ORGANIK, mereka juga memberi makan lele mereka dengan sayur-sayuran dan hijauan, seperti daun pepaya, dan sisa-sisa sayur mayur di pasar yang tak lagi terpakai, dan ini dimakan pada siang hari sebagai snack (extra feeding).

Tentunya, bila dilihat dari sudut kesehatan, mengkonsumsi ikan lele hasil perlakuan PROBIOTIK ORGANIK ini sangat jauh lebih menyehatkan ketimbang ikan lele hasil pakan pabrikan yang banyak mengandung unsur anorganik.


Selain itu ikan lele dengan pelakuan PROBIOTIK ORGANIK, diharapkan mampu perlahan menghilangkan citra bahwa ikan lele itu ikan non-higienis.

Melihat geliat dan aktivitas lele yang begitu aktif bila tak mau dibilang hiperaktif sangat menyenangkan, bukti bahwa lele hidup dalam habitat yang sehat dan sesuai dengan perlakuan dan pakan PROBIOTIK ORGANIK,

TIDAK MENYUSUTNYA IKAN dan HASIL TEXTURE DAGING YANG JAUH LEBIH KESAT, KENYAL dan LIAT, ditambah dengan PENURUNAN DRASTIS TINGKAT MORTALITAS YANG SANGAT RENDAH menjanjikan penghasilan yang jauh lebih baik demi meningkatkan kesejahteraan baik prajurit Batalyon 405 yang berkecimpung dalam beternak lele maupun masyarakat disekitar mereka.


Keberhasilan Pratu Dwi baik di lingkungan Batalyon 405-nya dan di desa Kelapa Gading Wetan ini tak hanya sampai disini, fakta bahwa Pratu A Dwi dan warga binaannya berhasil memperoleh keuntungan bersih yang cukup menggiurkan, “Daerah binaan akan kami luaskan ke desa-desa lain disekitar lingkungan Batalyon 405 seperti, Banteran,Kelapa Gading Kulon, Ranjingan, bahkan sampai ke Kawunganten, dan Kedung Urang - Gumelar, Cilacap dan sekitarnya” Ujar Pratu A.Dwi dengan semangat.



FAKTA HASIL STUDI BANDING KOLAM DENGAN PERLAKUAN PROBIOTIK ORGANIK DAN KOLAM BIASA di BATALYON 405 SURYA KUSUMA WANGON.

Kolam dengan air yang telah dipelakukan menggunakan PROBIOTIK ORGANIK disiapkan 6(enam) hari sebelum bibit/benih lele ditebar.


Bibit lele berasal dari daerah yang berjarak 3 jam setengah sampai 4 jam dari lokasi Batalyon 405.


Bibit yang masuk dalam kolam dengan air perlakuan PROBIOTIK ORGANIK butuh waktu kurang dari 1(satu) jam untuk beradaptasi, kemudian langsung mulai makan PAKAN PROBIOTIK ORGANIK dan kemudian menjadi aktif, tingkat mortalitas 0.

Bibit tak bergerombol, tapi langsung berenang aktif.


Bibit yang masuk dalam kolam biasa (tanpa perlakuan) butuh lebih dari 12 jam untuk beradaptasi, dan kurang lebih 24 jam untuk mulai aktif dan mau mulai makan pakan pabrikan, tingkat kematian kurang lebih 20%.

Bibit bergerombol dan butuh waktu panjang untuk menjadi aktif.

Senin, 13 April 2009

Percepatan Tumbuh Kembang Sikas (lanjutan entri -Pak Arief Jayadinata, Pelaku Sikas - Minggu,2009 April 05

Menyambung entri blog pada tanggal - Pak Arief Jayadinata, Pelaku Sikas - Minggu, 2009 April 05 - mengenai SIKAS (Sycad) jenis india yang dimiliki oleh Bpk. Arief Jayadinata, hari ini tanggal - Senin,2009 April 13 - perkembangan yang sangat signifikan terlihat jelas pada gambar berikut ini,




pertumbuhan daun baru (warna hijau terang) lebih dari 10 cm dari seminggu yang lalu, pertumbuhan yang luar biasa ini dapat terlihat jelas (bandingkan kedua entri dimaksud),
Percepatan sangat terasa jelas bagi pelaku Sikas, umumnya masa pertumbuhan butuh waktu kurang lebih setahun untuk jenis SYCAD INDIA ini.
ikuti terus perkembangan Sikas ini dalam entri2 berikutnya.


Kamis, 02 April 2009

New Batch of Pangasius Arrived Yesterday






Kemarin, dibawakan oleh Pak Narjo, pelaku Patin (pangasius pangasius), sejumlah 3000 ekor Patin ukuran 1/2 inch untuk di ujicobakan kembali dalam kolam penelitian kami - Kolam A.

Pembesaran bibit dan pembibitan pada Pangasius sudah siap kami lakukan, sebentar lagi, anda dapat membeli bibit pangasius dari kami dengan harga yang terjangkau, selain itu, kesehatan dari bibit pangasius kami luar biasa, teruskan ikuti blog ini untuk perkembangan dari waktu- ke waktu.

KET:
3000 Pangasius yang dibawa oleh Pak Narjo berasal dari Desa Bukateja (+/- 25 km dari Purwokerto) berasal dari tempat karantina yang menggunakan pengaturan PH dan Suhu ketat, Pangasius ini berusia satu minggu, kita masukkan dalam kolam penelitian tanpa pengaturan suhu dan PH, namun telah diperlakukan PROBIOTIK ORGANIK.

Beberapa saat setelah di taurh dalam kolam pnelitian kami, hujan lebat mulai mengguyur Purwokerto dan sekitarnya, air hujan pun masuk dalam kolam penelitian kami. Pak Narjo mempertanyakan kemampuan bertahan hidup Pangasius2 yang dibawanya. Normalnya, tanpa perlindungan seperti yang beliau lakukan di tempatnya, Pangasius yang abru berusia seminggu itu pastinya banyak yang mati karena hal ini.