Tampilkan postingan dengan label beji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label beji. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Agustus 2009

GURAMI PROBIOTIK ORGANIK

Yogas - seorang mahasiswa Perikanan Universitas Jenderal Sudirman - Purwokerto, terinspirasi bersama dengan kelompoknya untuk menggunakan MIRACLE GREEN - PROBIOTIK ORGANIK water bio stabilizer (menstabilisasi habitat) pada kolam terpal ukuran 1,5 X2,5 meter dengan ketinggian air 20cm.



Penebaran bibit Gurami dilakukan pada Hari Senin, tanggal 3 Agustus 2009, sekitar pk.11.30wib, ukuran biji oyong (2-3cm) dengan jumlah 1000 ekor.

Ikuti terus perkembangan Gurami-gurami Probiotik Organik - Miracle Green ini pada entri-entri berikutnya.

Jumat, 06 Maret 2009

Satu Kolam Variatif


Maret 06 2009

Percobaan pada satu kolam dengan variatif species ikan

Species ikan air tawar, species tersebut adalah sebagai berikut :

- Ikan Tawes

- Ikan Melem

Dua species diatas hidup dalam air yang bergerak/mengalir, Ikan Tawas rentan(tingkat mortalitas tinggi, meski pada habitat aslinya, ikan yang butuh banyak asupan oksigen dari air yang mengalir).

- Ikan Nila Merah

- Ikan Nila Hitam

- Ikan Karper

- Ikan Bawal

Bibit dari semua species ini diambil dari pasar pembibitan ikan di daerah Beji – Purwokerto, (lihat gambar 1 – 3).

Sampai pada kolam penelitian, segera dilepas pada kolam A (gambar 4), beberapa Ikan Tawas mati dalam perjalanan.


KONDISI KOLAM PENELITIAN A

(perhatikan gambar 5, kolam A adalah kolam ketiga dari atas – tampak muncul sedikit dari gambar).

Sebenarnya kondisi ke tiga kolam penelitian (A,B,dan C) sama, air setelah mendapat perlakuan PROBIOTIK ORGANIK,

· Air tidak pernah diganti

· Perputaran air pada masing-masing kolam dilakukan dengan pompa standar kecil untuk menghasilkan oksigen (hanya dihidupkan berkala)

· Keperluan oksigen juga dihasilkan dengan bantuan AIRATOR(juga dihidupkan berkala).


Perlakuan PROBIOTIK ORGANIK PADA KOLAM,

  1. Letakkan lumpur pada dasar kolam sebagai buffer
  2. Gunakan cairan tabur dasar PROBIOTIK ORGANIK
  3. Isi kolam dengan air (ket.hasil maksimal bila dengan air sumur/tanah/tadah hujan)
  4. Dalam seminggu habitat PROBIOTIK ORGANIK telah siap menerima penghuninya
  5. Ukuran bibit ikan menentukan kapan, umpan/makanan baik berbasis PROBIOTIK ORGANIK FOTOSINTESA atau PROBIOTIK ORGANIK KARBOHIDRAT mulai diberikan
  6. Selanjutnya proses penguraian alamiah dari PROBIOTIK ORGANIK berjalan sempurna dengan jadwal pemberian umpan/makanan kedua basis PROBIOTIK ORGANIK dimaksud


Catatan fakta hari ini,

Pada kolam penelitian 1

Isi : MARMORATA

Terdapat koloni cacing darah, protein sel tunggal, makanan sehat utama dalam aquaculture.